La Galigo, Menelusuri Jejak Warisan Sastra Dunia

Buku : La Galigo, Menelusuri Jejak Warisan Sastra Dunia
Editor : Nurhayati Rahman, Anil Hukma, Idwar Anwar
Penerbit : Pusat Studi La Galigo Universitas Hasanuddin berkerjasama dengan Pemerintah daerah Kabupaten Barru, Makassar 2003
Jumlah Halaman : xxvii + 558
ISBN : 979-97666-0-5

La Galigo adalah sebuah karya sastra yang sarat makna dan bernuansa kearifan budaya masa lalu dari Sulawesi Selatan. Karya sastra yang konon terpanjang didunia. Karya sastra yang telah mendunia dan telah menjadi obyek pembahasan dalam berbagai seminar, workshop, konferensi, dan pertemuan ilmiah lainnya. Banyak penulis dan peneliti baik dari dalam negeri sendiri maupun dari luar negeri yang telah mengkaji dan menulis tentang La Galigo. Karya karya mereka sudah banyak tersebar diberbagai forum, lembaga perndidikan, perpustakaan, lembaga penelitian dan pusat pusta informasi lainnya di berbagai negara. 

Buku ini adalah kumpulan makalah yang dipresentasikan pada Seminar Internasional  La Galigo yang dilaksanakan pada tanggal 15- 18 Maret 2002 di Desa Pancana, Kabupaten Barru. Diawali dengan “Sekapur Sirih” dari Andi Muhammad Rum (Bupati Barru waktu itu), “Catatan Editor” , “Pengantar” oleh Anhar Gongngong, dan “Pendahuluan” oleh Nurhayati Rahman. 

Ada 4 bagian dan masing masing bagian terdiri dari beberapa Sub-bagian lagi. Sub-bagian ini adalah Makalah makalah yang dipresentasikan dalam Seminar Internasional ini. 

Berikut ini saya uraikan masing masing bagian dan makalah makalah yang dibahas dan nama penulis makalah. 

Bagian I. Di Cengkeram La Galigo 

1.      The ‘La Galigo’ A Bugis Encynclopedia and its Growth  (Sirtjo Koolhof)
2.      Transliterasi dan Terjemahan Sureq Galigo (Muhammad Salim)
3.      Ibuku Magali-Gali, maka Aku Dinamai I La Galigo (Muhammad Salim)
4.      Pengembaraan La Galigo ke Washington DC. – Memperkenalkan Husin bin Ismail, Seorang Bugis Terpelajar di Singapura (Roger Tol)
5.      Seduced By La Galigo, - A Film Maker Journey (Rhoda Grauer) 

Bagian II.  Pengembangan Tradisi Lisan La Galigo di Nusantara

1.      La Galigo Versi Lisan Gorontalo (Nani Tuloli)
2.      Sawerigading Versi Sulawesi Tengah (Hasan Basri dan Baso Siodjang)
3.      Sawerigading dan Haluoleo di Sulawesi Tenggara, - Ingatan Masa Lalu dan Tafsir Masa Kini (Susanto Zuhdi)
4.      La Galigo dan Kejayaan Bugis di Tanah (Riau); Seperti Tergambar dalam Sastra Melayu (Mu’jizah dan Dewaki Kramadibrata)
5.      Sawerigading dalam Peradaban Suku Toraja, Sulawesi Selatan. (Cornelis Salombe)
6.      Misi Perjalanan Sawerigading (Lasaeo) di Poso (Juraid Abdul Latief)
7.      Sawerigading dalam La Galigo – Catatannya dalam Versi Kelantan dan Trengganu serta Hubungannya dengan Yuwana di Semenanjung Indocina. (Abdul Rahman Al Ahmady)

Bagian III. Teks La Galigo dalam Kepungan Makna dan Interpretasi

1.      La Galigo dan Kanon Sastra Dunia: Penciptaan dan “Penemuan” Manusia. (Nirwan Ahmad Arsuka)
2.      La Galigo, Odesei, Trah Buendia (Nirwan Ahmad Arsuka)
3.      Pendahuluan Siklus La Galigo yang Tak Dikenal (Christian Pelras)
4.      La Galigo Sebagai Sumber Kajian Sejarah (Teuku Ibrahim Alfian)
5.      Kegunaan Cerita Rakyat Sawerigading sebagai Sumber Sejarah Lokal Daerah-Daerah di Sulawesi  (James Danandjaja)
6.      Nature and Culture – Studi Awal tentang Konsep Lingkungan dalam Epos Galigo. (Darmawan Mas’ud dan Gufran D. Dirawan)
7.      Pemanfaatan Lingkungan Alam Bagi Pemenuhan Kebutuhan Hidup Masa Lalu di Sulawesi: Refleksi Mitos La Galigo. (Widya Nayati)
8.      Budidaya Padi Berdasarkan Naskah La Galigo (Fahruddin Ambo Enre)
9.      Persfektif Gender Dalam Naskah Galigo (Nurnaningsih)
10.  Keterbacaan (Intelligibilitas) Sureq Galigo bagi Penutur Makassar (Nurdin Yatim)
11.  La Galigo in Comparative Perspectives (Campbell Macknight)
12.  Berlayar ke Tompoq Tikkaq: sebuah Episode La Galigo (Horst H. Liebner)
13.  Solusi Konflik dalam La Galigo (Muhammad Tang)
14.  Nilai Nilai Utama Kebudayaan Bugis dalam La Galigo (Rahman Rahim)

Bagian IV. Dunia Dalam La Galigo dan Realitas Masyarakat Kekinian

1.      Sawerigading dalam Identitas dan analisis (Mattulada)
2.      Persepsi dan Pemahaman Tokoh Adat tentang La Galigo  (A. Anton Pangerang)
3.      “Kenyataan, Anakrotisme dan Fiksi”: Arkeologi Bersejarah dan Pusat Pusat Kerajaan dalam La Galigo (Ian Caldwell)
4.      The Archaeology of The Major Sites in Ussu/ Cerekang (David Bulbeck)
5.      Kepercayaan dan Upacara dai Budaya Bugis Kuno: Pujaan Pendeta Bissu dalam Mitos La Galigo (Gilbert Albert Hamonic)
6.      Bissu in La Galigo (Sharyn Graham)
7.      Bissu: Imam yang Menghibur (Halilintar Latief)

Pada bagian akhir buku ini ada Biodata para penulis makalah, kemudian Indeks (untuk memudahkan pembaca dalam menemukan topik tertentu dalam buku ini) dan lampiran foto foto kegiatan selama berlangsungnya Seminar Internasional tersebut. 

Buku Koleksi Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kuil Hadrian di Kota Kuno Ephesus, Turki

Kuil Hadrian adalah salah satu gedung yang terindah yang masih tersisa di kota kuno Ephesus di   Provinsi Izmir, Turki. Kuil yang terletak d...

Popular Posts