Penciptaan Sejarah Makassar di Awal Era Modern


Buku : Penciptaan Sejarah Makassar di Awal Era Modern
Judul Asli : Making Blood White: Historical Transformation  in Early Modern  Makassar
Penulis : William Cummings
Penerjemah : Windu Jusuf
Penerbit : Ombak, Yogyakarta, 2015
Jumlah Halaman : xiv +339
Ukuran : 15 x 23 cm
ISBN : 978-602-258-059-1

Satu lagi buku bagus tentang Makassar. Buku yang ditulis oleh William Cummings ini banyak menggunakan Manuskript atau Naskah naskah sebagai sumber informasinya dan sekaligus informasinya itu sendiri. Bahkan Anthony Reid, Direktur Centre of Southeast Asian Studies, UCLA mengatakan bahwa penulis buku ini telah menguasai berbagai macam naskah kronik, silsilah dan buku buku harian dalam bahasa yang sulit dipahami. Hasil kajian penulis sangat signifikan, bukan hanya pada level regional, atau nasional, tetapi juga pada level internasional. Sementara itu, John Bowen, Professor Antropologi Universitas Washington, AS, menyatakan bahwa buku ini sangat penting dan relevan bagi kajian kajian Asia Tenggara secara umum dan sudah semestinya menjadi bacaan wajib bagi para mahasiswa yang menggeluti sejarah, juga bagi mahasiswa yang tertarik dengan hubungan antara Sastra dan Politik di Asia era pramodern.

Buku yang terdiri dari dua bagian utama dan masing masing bagian terbagi lagi menjadi 3 sub-bagian, diawali dengan ucapan terimakasih, pemgantar penerbit, catatan pengantar dari Basri Amin dengan judul “Membaca ‘Karakter’ Sejarah Makassar”. Kemudian Pendahuluan dengan judul sama dengan judul buku ini yaitu “Menciptakan Sejarah Makassar di awal Era Modern”.

Bagian pertama “Penciptaan Sejarah” dengan sub-bagian :
1.      Makassar di Awal Era Modern dan Konteks yang Melingkupinya
2.      Budaya dan Penciptaan Sejarah
3.      Transformasi Persepsi Masa Lalu Makassar

Bagian kedua dengan judul “Mencipta Sejarah”, dengan sub-sub bagian yaitu :
1.      Literasi Sejarah dan Penciptaan Hierarki Sosial
2.      Literasi Sejarah dan Gowa Sebagai Pusat Makassar
3.      Literasi Sejarah dan Budaya Makassar    

Pada bagian akhir ada kesimpulan buku, lampiran berupa daftar penguasa Gowa dan Talloq di awal era modern, ada glossarium yaitu penjelasan kata kata atau istilah asing atau daerah yang sulit dipahami, daftar pustaka yang digunakan penulis dalam menyusun buku ini, indeks yang memudahkan pembaca dalam menemukan topik yang diinginkannya. Terakhir adalah uraian singkat tentang penulis buku. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kuil Hadrian di Kota Kuno Ephesus, Turki

Kuil Hadrian adalah salah satu gedung yang terindah yang masih tersisa di kota kuno Ephesus di   Provinsi Izmir, Turki. Kuil yang terletak d...

Popular Posts