Pesan Pesan Tradisional (Pappaseng Toriolo)

Buku : Pesan Pesan Tradisional  (Pappaseng To Riolo)
Penulis : Drs. Nonci, S.Pd
Penerbit : CV. Aksara, Makassar (tanpa tahun)
Jumlah halaman : 48
Ukuran : 14,5 x 20,5 cm
ISBN : -

Pappaseng dalam bahasa Bugis artinya adalah pesan-pesan. Dalam buku ini, pappaseng bisa berarti pesan pesan, nasehat, wasiat atau amanah dari orangtua kepada anak anak dan cucunya dan kepada orang lain. Pappaseng ini harus dipahami, dicamkan, diterapkan dan dijalankan dengan penuh rasa tanggungjawab dalam kehidupan sehari hari orang Bugis. Pappaseng ini, kalau tidak dijalankan dengan baik maka orang Bugis biasanya akan merasa Yang Maha Kuasa akan memberikan peringatan. Peringatan itu bisa berarti adanya kesulitan kesulitan dalam hidup, penderitaan, kemiskinan atau malapetaka yang terjadi.

Pappaseng to riolo yang disusun oleh Drs. Nonci, S.Pd., ini dikutip dari pappaseng Arung Bila, seorang cendekiawan dan penasehat Raja Soppeng dimasa lalu. Nama “Arung Bila” sebenarnya adalah nama gelaran, jadi banyak orang yang pernah menjadi Arung Bila. Yang memberikan petuah dan nasehat dalam pappaseng ini adalah Arung Bila yang bernama La Wadeng dan La Waniyaga To Tongengnge yang sezaman dengan Kajao La Liddong di Kerajaan Bone.

Ada 27 pesan pesan atau pappaseng Arung Bila dalam buku, semua ditulis dalam aksara latin. Bagian awal ditulis bahasa Bugis dengan aksara Latin, kemudian terjemahannya dalam bahasa Indonesia dan sedikit penjelasan setiap terjemahan.

Salah satu contoh pappaseng dari buku ini adalah : “Eppa naseng to rioloE paramata mattappa, seuwani, lempuE sibawa tau’, maduwanna, makkada tongeng sibawa tike, matellunna, Siri’ sibawa getting, maeppa’na akkalengngE sibawa nyameng kininnawa.” Menurut orang dulu kala, ada empat permata yang berkilau dalam diri manusia, pertama, kejujuran disertai ketaatan (patuh dan takut), kedua, berkata benar disertai waspada, ketiga, malu (untuk berbuat salah) dan keteguhan hati, dan keempat, akal pikiran beserta baik hati (peramah).

Buku ini sangat bagus menambah pengetahuan kita tentang pemikiran pemikiran orang Bugis zaman dulu dan dapat dijadikan bahan rujukan penelitian tentang nasehat orang orang dulu di daerah Bugis.

Buku koleksi Perpustakaan Umum Abdurrasyid Daeng Lurang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kuil Hadrian di Kota Kuno Ephesus, Turki

Kuil Hadrian adalah salah satu gedung yang terindah yang masih tersisa di kota kuno Ephesus di   Provinsi Izmir, Turki. Kuil yang terletak d...

Popular Posts