Passomba Tedong, Upacara Keselamatan Masyarakat Toraja


Buku : Passomba Tedong, Upacara Keselamatan Masyarakat Toaraja

Penulis : Moses Eppang, B.A., dkk (Arie Sumaidi, Sampe Bungin, L. Tiranda)

Penerbit : Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Tempat: Jakarta

Tahun : 1990

Jumlah Halaman : 177

Ukuran : 16 x 21 cm

ISBN : -

Buku ini adalah salah satu hasil pengkajian budaya Toraja yang dilaksanakan oleh Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, yang dibawahi oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Passomba Tedong adalah salah satu tradisi budaya yang ada di Toraja,Sulawesi Selatan.  Maksud penerbitan buku ini adalah untuk memperkenalkan budaya Toraja kepada masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa yang terus berkembang pada masing masing suku atau etnis.

Passomba Tedong adalah tradisi suku Toraja yaitu semacam Hymne atau nyanyian pengiring upacara syukuran, yaitu pada Upacara Maqbuaq dan Merok yang diperuntukkan untuk Puang Matua, Ilah Ilah, dan Dewata. Biasanya pada upacara tersebut, masyarakat Toraja mengorbankan seekor Kerbau muda hitam yang berbadan gemuk. Hymne Passomba Tedong ini banyak mengandung nilai nilai kemanusiaan, nilai religi, persatuan, musyawarah mufakat, gotong royong, kasih sayang, masa depan, sastra, kepemimpinan dan lain lain.

Buku ini terdiri dari 3 bagian, diawali dengan Pengantar, Daftar Isi, Pendahuluan. Kemudian pada Bagian pertama dibahas Transkripsi Massomba Tedong, yang terdiri dari Pengantar dan Transkripsi. Pada bagian ini, Tim Peneliti mewawancarai Pembahan (istilah yang digunakan dalam buku ini, yang dimaksud adalah Narasumber). Tim Peneliti merekam dalam bentuk kaset dan kemudian mentranskripsi dari bahasa lisan ke tulisan. 

Bagan kedua membahas Terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang terdiri dari Pengantar, Terjemahan dan Diaglosia. Dijelaskan bahwa bahasa yang digunakan dalam lirik Passomba Tedong ini merupakan bahasa tinggi yang tidak lazim digunakan dalam percakapan sehari hari orang Toraja. Sebagian kata kata yang digunakan sulit dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia.

Pada bagian terakhir dibahas Latar Belakang Isi atau analisa Massomba Tedong, yang membahas unsur unsur yang terkandung dalam lirik, sumbangan dalam pengembangan kebudayaan nasional serta dilengkapi dengan Kesimpulan dan Saran.

Buku ini dilengkapi dengan Lampiran yang memuat peta Sulawesi Selatan, Peta Kabupaten Tana Toraja, Daftar Informan, dan Daftar Pustaka. 

Buku Koleksi Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Takalar Kini dan Esok, Paradigma Baru Bupati Zainal

Buku : Takalar Kini & Esok, Paradigma Baru Bupati Zainal Editor : Andi Wanua Tangke dan Usman Nukma Penerbit : Pustaka Refleksi Te...

Popular Posts